Berapa Biaya Kuliah S2 di Singapura serta Biaya Hidupnya?

Setiap orang punya tujuan berbeda saat memilih melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi seperti untuk persyaratan kenaikan gaji di kantor. Tapi, sebagian lagi memilih untuk menunjang karir, apalagi bila dapat kuliah di luar negeri. Lalu, berapa biaya kuliah S2 di luar negeri khususnya Singapura serta biaya hidupnya yang harus Anda keluarkan?

Biaya Program Kuliah Pasca Sarjana di Singapura

Singapura adalah negara yang sebenarnya tak jauh-jauh dari negara Indonesia. Tapi, meski jaraknya tak jauh, ternyata biaya pendidikan yang harus Anda keluarkan bila kuliah S2 di sini cukup jauh selisihnya dari universitas-universitas di Indonesia.

Biaya kuliah di Singapura seringkali disusun atas beberapa komponen biaya dasar yang berbeda tiap universitasnya. Semisalnya biaya pendaftaran yang umumnya dikenakan 150 dolar Singapura atau sekitar 119 dolar Amerika.

Anda juga harus membayar biaya Matrikulias awal sebesar 50 dolar Singapura dan biaya ujian sekitar 200 hingga 500 dolar Singapura. Masih ada fasilitas tahunan yang harus dibayar dengan total 10 hingga 20 dolar Singapura. Itu belum termasuk biaya lain-lain seperti biaya komputer senilai 10-20 dolar Singapura serta biaya asuransi kesehatan yang tidak tetap.

Jika dihitung-hitung, biaya kuliah di Singapura per tahunnya sekitar 20.000 hingga 54.000 dolar Singapura. Tergantung dari universitas yang Anda pilih. Misalnya saja untuk unoversitas National University of Singapore, yang mengenakan biaya sebagai berikut untuk mahasiswa pasca sarjana.

Untuk jurusan Seni dan Ilmu Sosial, biaya kuliah S2 yang harus dikeluarkan adalah 21.300 hingga 27.800 dolar Singapura. Untuk jurusan Bisnis, biayanya adalah 21.300 dolar Singapura. Untuk jurusan Keperawatan, Kedokteran Gigi dan Farmasi, dikenakan biaya 34.150 hingga 61.100 dolar Singapura.

Sedangkan untuk jurusan Teknik, akan dikenakan biaya 21.300 dolar Singapura. Terakhir, jurusan Hukum, Anda akan dikenakan biaya sebesar 27.800 dolar Singapura. Namun, bagi mahasiswa internasional, Anda bisa dapat mengajukan aplikasi dana subsidi dengan syarat tertentu seperti seorang pekerja di perusahaan Singapura dalam waktu yang ditetapkan.

Biaya Hidup di Singapura

Bila biaya kuliahnya saja sudah sebesar tersebut, pasti akan tambah besar lagi bila ditambah dengan biaya hidup di negara ini. Meski dekat dengan Indonesia, ternyata biaya hidup di tempat ini relatif sangat tinggi. Untuk makan satu porsi saja, Anda harus membayar ratusan ribu rupiah.

Itu belum termasuk biaya sewa rumah atau apartemen, biaya transprotasi, sandang, dan lainnya. Jadi, bila ditotal, biaya hidup yang harus Anda keluarkan perbulannya untuk tinggal di negara ini adalah 7 hingga 19 juta rupiah.

Namun, bila Anda ingin menekan pengeluaran, Anda bisa mencoba memasak sendiri. Harga bahan makanan di negara ini memang mahal, tapi Anda bisa mensiasatinya, kan? Semisal dengan makan makanan yang sama selama satu hari penuh?

Tapi, bagi Anda yang tak sempat atau memang tidak bisa memasak, Anda bisa mengunjungi kawasan Chinatown atau kawasan Little India. Harga masakan Asia di dua kawasan ini cukup terjangkau di kantong mahasiswa dan rasanya juga pasti familiar di lidah Anda.

Hitung-hitungan biaya kuliah S2  di luar negeri khususnya di Singapura kadang memang membuat Anda urung untuk melanjutkan studi karena besarnya biaya yang harus dikeluarkan. Tapi, bila Anda serius dan bertekad kuat, tak mustahil Anda bisa kuliah pasca sarjana dengan modal minim semisal dengan cara mengajukan aplikasi dana subsidi yang diberi pemerintah.

Post Author: hairihasbi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *