Pilih Mana? Ini 3 Perbedaan Tabungan Berjangka dan Deposito

Produk keuangan saat ini sudah banyak dan bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Tabungan berjangka dan deposito adalah dua produk yang sepintas terlihat sama, namun sebenarnya berbeda. Inilah 3 perbedaan antara keduanya. Anda bisa memahaminya agar tak bingung lagi untuk menentukan mana yang lebih sesuai untuk mengelola keuangan pribadi.

  1. Fleksibilitas Pengambilan Uang

Pada dasarnya, tabungan berjangka dan deposito tentu saja berbeda. Tabungan berjangka adalah produk simpanan, sedangkan deposito merupakan produk investasi. Keduanya memang sama-sama tidak bisa diambil sebelum jatuh tempo.

Meskipun demikian, dana tabungan berjangka bisa diambil sebelum jatuh tempo dengan biaya penalti, sedangkan deposito tidak bisa diambil sebelum jatuh tempo kecuali sangat mendesak. Biaya penaltinya juga lebih besar dibandingkan produk tabungan yang berjangka.

Dengan demikian, terdapat perbedaan yang cukup jelas dalam hal fleksibilitas pengambilan uang. Anda bisa mengambil uang dari tabungan berjangka dengan tarik tunai ataupun lewat ATM sebelum jatuh tempo jika dana tersebut dibutuhkan. Hal tersebut berbeda dengan deposito karena peraturannya lebih ketat untuk tidak mengambilnya sebelum jatuh tempo.

  1. Jumlah Setoran dan Jangka Waktu

Jumlah setoran dan jangka waktu tentu saja berbeda antara tabungan berjangka dengan deposito. Karena deposito merupakan produk investasi, tentu saja jumlah setoran minimalnya lebih besar dibandingkan tabungan berjangka. Jangka waktu yang ditawarkan produk deposito juga punya range lebih lama, yaitu mulai 1 bulan sampai bertahun-tahun.

Mengingat jumlah setoran deposito yang lebih besar, Anda harus mempersiapkan dana lebih besar dan siap berinvestasi untuk jangka waktu tertentu. Jika ingin mempersiapkan dana untuk suatu kebutuhan tertentu, Anda bisa memilih tabungan rencana dalam jangka waktu tertentu yang jumlahnya tidak terlalu besar sesuai dengan kemampuan.

  1. Suku Bunga

Suku bunga yang ditetapkan dalam produk deposito tentu saja lebih besar karena merupakan produk investasi dalam jumlah besar dan punya pilihan waktu lebih lama. Hal ini berbeda dengan suku bunga tabungan berjangka yang lebih rendah. Hal ini terkait dengan dana tabungan yang lebih sedikit dengan pilihan waktu yang tidak terlalu lama.

Setelah membaca berbagai perbedaan antara tabungan berjangka dan deposito, tentu Anda sudah memahami spesifikasi produknya. Setelah itu, Anda bisa tentukan produk yang lebih sesuai. Usahakan agar menentukan setoran dan jangka waktu yang sesuai dengan kemampuan. Pahamilah kebutuhan Anda dan kondisi finansial agar alokasi dana sesuai.

Post Author: hairihasbi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *